Manage Partisi LVM di Linux

Saya akan coba menulis langkah-langkah men-setup LVM (Logical Volume Manager) pada Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat. LVM ini saya gunakan untuk membuat Shared File Server di SAN (Storage Area Network)

Sebelum masuk ke langkah berikutnya, sedikit me-review istilah-istilah yang perlu diketahui berhubungan dengan LVM ini:

Physical Volume (pv)= Satuan Partisi atau Hard Disk yang akan digabungkan.

Volume Group (vg)= Gabungan dari beberapa satuan Physical Volume.

Logical Volume (lv)= Partisi atau Hard Disk hasil dari Volume Group.

Berikut, perhatikan dan ikuti baik-baik :)

Persiapan:

Saya membangun SAN ini pada:

CPU Intel Core 2 Duo

RAM 2 GHz

Hard Disk 3×20GB

System Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat

System yang ingin saya bangun adalah :

  • 1 buah HD untuk System Linux
  • Gabungan dari 2 buah Hard Disk sebagai Logical Volume yang dijadikan sebagai tempat folder yang akan dishare ke server yang lain. 2 HD ini akan digabungkan secara logic sehingga sistem akan membacanya sebagai 1 buah HD dengan kapasitas 2×20GB=40GB menggunakan LVM.
Langkah-langkahnya :Pastikan paket lvm2 dan clvm sudah terinstall, jika belum ada, install dengan perintah:

$ sudo apt-get install lvm2 clvm

Cek skema Hard Disk menggunakan perintah: fdisk

$ sudo fdisk -l

Hasilnya, terlihat ada 3 buah Hard Disk yang terbaca oleh sistem dengan rincian:

/dev/sda = Hard Disk #1 (20GB) yang terdiri dari:

- /dev/sda1 = Partisi sistem root “/”
- /dev/sda2 = Partisi Extended
- /dev/sda5 = Partisi Swap

/dev/sdb = Hard Disk #2 (20GB) belum dipartisi

/dev/sdc = Hard Disk #3 (20GB) belum dipartisi

setelah mengetahui skema instalasi Hard Disk di atas, selanjutnya saya akan buat /dev/sdb dan/dev/sdc sebagai Physical Volume, dengan perintah: pvcreate

 

Untuk mengecek Physical Volume yang sudah dibuat, gunakan perintah: pvs

kemudian, saya akan menggabungkan 2 buah Physical Volume tadi menjadi 1 buah Volume Group dengan nama DATA, dengan perintah: vgcreate

Untuk mengeek Volume Group yang sudah dibuat, gunakan perintah: vgs

Sampai disini, saya sudah membuat sebuah Volume Group dengan nama /dev/DATA yang berukuran 40GB. Selanjutnya, saya akan membuat Volume Group tadi menjadi Logical Volume.

catatan : Logical Volume adalah bagian “/” partisi dari sebuah Volume Group, dimana dalam sebuah Volume Group dapat berisi lebih dari 1 buah Logical Volume.

Saya akan hanya membuat 2 buah Logical Volume dengan nama DATA_SAMBA pada Volume Group ini yang berukuran 30GB dan DATA_WWWdengan ukuran 10GB. Dengan perintah: lvcreate

catatan : -l 100%FREE pada lvcreate yg kedua maksudnya adalah menggunakan seluruh sisa volume group untuk logical volume DATA_WWW

Untuk melihat hasil dari pembuatan Logical Volume di atas, gunakan perintah: lvs

Setelah selesai membuat Logical Volume seperti langkah di atas, selanjutnya adalah mem-Format Logical Volume /dev/DATA/DATA_SAMBA dan /dev/DATA/DATA_WWW agar dapat dibaca dan digunakan untuk menyimpan dan mengoperasikan file/data di dalamnya, dalam contoh ini saya mem-format DATA_WWW menggunakan EXT4, dan DATA_SAMBA menggunakan NTFS. Dengan perintah-perintah sebagai berikut:

catatan: Pemilihan jenis File System yang akan di-Format-kan ke dalam Logical Volume bisa disesuaikan dengan kebutuhan

setelah diformat, maka kita harus menyiapkan direktory untuk mounting Logical Volume yang sudah kita buat tadi. caranya

$ sudo mkdir -p /data/samba
$ sudo mkdir -p /data/www

kemudian mount kedua Logical Volume tadi ke direktory yang sudah disiapkan

$ sudo mount /dev/DATA/DATA_SAMBA /data/samba
$ sudo mount /dev/DATA/DATA_WWW /data/www

selesai..

 

sumber mazumam.web.id


2 Comments

wahyu asyari m on 28/09/2011 at 08:33.

masih belum berani kalo urusan sama format hardisk, takuut :D

Reply

Chaerul Umam on 28/09/2011 at 09:49.

Kalo format hatiku? #ihik

Reply

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>